← Kembali ke blog

Ketika Membangun Cloud, Saya Mulai Menyelidiki Akun BOC yang Terinfeksi

Catatan saya saat menyelidiki laporan akun BOC yang terhack, malware, dan judol, lalu membangun ulang WHMCS dengan akses yang lebih terkendali.

Ketika Membangun Cloud, Saya Mulai Menyelidiki Akun BOC yang Terinfeksi

Ketika Membangun Cloud, Saya Mulai Menyelidiki Akun BOC yang Terinfeksi

Di awal Oktober 2025, di tengah kesibukan membangun dedicated server dan produk Cloud VPS untuk BOC, muncul satu pertanyaan yang mulai menjadi kekhawatiran saya:

Mengapa hampir setiap hari selalu ada laporan akun user BOC yang terkena hack, terinfeksi malware, atau digunakan untuk aktivitas judol?

Pada awalnya, laporan-laporan tersebut terlihat seperti insiden yang berdiri sendiri. Namun, karena muncul berulang, saya mulai melihatnya sebagai pola yang perlu diselidiki dengan lebih serius.

Saya tidak ingin langsung menyimpulkan bahwa masalahnya berasal dari satu titik tertentu. Sebelum mengambil tindakan, saya mulai mengumpulkan informasi dari orang-orang yang paling dekat dengan laporan dan operasional harian BOC.

Mengumpulkan informasi dari tim

Saya melakukan koordinasi dengan team tech support BOC, account officer BOC, dan sysadmin.

Dari mereka, saya mencoba memahami beberapa hal:

  • jenis laporan yang paling sering masuk;
  • kapan masalah mulai terlihat;
  • akun atau layanan apa yang terdampak;
  • bagaimana pelanggan melaporkan insiden;
  • tindakan apa yang biasanya dilakukan setelah laporan diterima;
  • dan bagian mana dari alur operasional yang belum memiliki kontrol cukup kuat.

Saya ingin melihat masalah ini dari sisi pelanggan, support, account officer, dan infrastruktur. Setiap tim melihat bagian yang berbeda dari masalah yang sama, sehingga koordinasi menjadi penting untuk menyusun gambaran yang lebih lengkap.

Empat kemungkinan sumber masalah

Dari laporan dan diskusi awal tersebut, saya menemukan empat kemungkinan yang perlu diperiksa lebih lanjut.

1. Akun WHM sudah terinfeksi backdoor

Kemungkinan pertama adalah terdapat akun WHM yang sudah terinfeksi backdoor. Jika hal tersebut terjadi, akses dapat digunakan kembali oleh pihak yang tidak berwenang meskipun masalah pada salah satu akun pelanggan sudah dibersihkan.

2. Server upstream sudah terinfeksi

Kemungkinan kedua adalah sumber masalah berada pada server upstream yang digunakan BOC. Karena pada saat itu sebagian layanan masih bergantung pada provider lain, saya perlu mempertimbangkan kemungkinan bahwa lingkungan upstream juga memiliki masalah keamanan.

3. WHMCS BOC terinfeksi backdoor

Kemungkinan ketiga adalah sistem WHMCS, yang menjadi member area dan salah satu pusat proses layanan BOC, sudah terinfeksi backdoor.

Jika sistem member area bermasalah, dampaknya dapat lebih luas karena sistem tersebut menangani informasi pelanggan, order, layanan, dan akses ke proses operasional lain.

4. Masalah pada salah satu akses internal atau device staff

Kemungkinan terburuk yang juga harus dipertimbangkan adalah adanya akses internal yang bermasalah, atau device salah satu staff yang terinfeksi malware.

Saya menempatkan ini sebagai kemungkinan investigasi, bukan tuduhan kepada staff tertentu. Dalam incident response, semua jalur akses harus diperiksa secara objektif sampai ada bukti yang cukup untuk menyimpulkan sumber masalah.

Langkah pertama: mencabut seluruh akses team

Langkah pertama yang saya lakukan adalah mencabut atau merevoke seluruh akun team BOC dari WHMCS dan server BOC.

Keputusan ini memang cukup drastis, tetapi saya perlu menghentikan asumsi kepercayaan lama dan memulai proses review akses dari kondisi yang lebih terkendali.

Setelah seluruh akses dicabut, saya dapat mulai memeriksa kembali:

  • siapa saja yang benar-benar membutuhkan akses;
  • akses apa yang dibutuhkan oleh masing-masing peran;
  • akun mana yang sudah tidak relevan;
  • bagaimana credential dikelola;
  • dan bagaimana aktivitas akses dapat ditelusuri.

Merevoke akses bukan berarti menyalahkan seluruh team. Ini adalah langkah containment agar proses investigasi dan pembangunan ulang dapat dilakukan dengan batas akses yang lebih jelas.

Membangun ulang WHMCS BOC

Setelah akses dicabut, saya mengambil alih sendiri proses setup WHMCS baru.

Prosesnya dimulai dari instalasi VM, kemudian dilanjutkan dengan deployment WHMCS, migrasi seluruh data pelanggan, hardening, dan pengujian alur layanan.

Saya perlu memastikan bahwa migrasi tidak hanya memindahkan database. Saya juga harus memeriksa kembali konfigurasi, integrasi, credential, cron, module, permission, dan jalur komunikasi antara WHMCS dengan layanan lain.

Tahapan yang saya kerjakan meliputi:

  • menyiapkan VM baru;
  • memasang dan mengkonfigurasi environment WHMCS;
  • memigrasikan data seluruh pelanggan;
  • memeriksa ulang konfigurasi dan module;
  • melakukan hardening pada sistem;
  • membatasi akses administratif;
  • memisahkan kebutuhan akses berdasarkan peran;
  • menguji kembali alur order dan layanan;
  • serta mengundang ulang staff BOC secara bertahap.

Saya memilih untuk mengundang kembali staff setelah fondasi sistem, akses, dan aturan permission lebih jelas. Dengan cara tersebut, setiap akses baru dapat diberikan berdasarkan kebutuhan pekerjaan, bukan karena akses tersebut sudah ada sejak sebelumnya.

Belajar dari insiden berulang

Masalah akun terhack, malware, dan penyalahgunaan layanan tidak dapat diselesaikan hanya dengan menghapus satu file atau menutup satu akun. Jika sumber masalah tidak ditemukan, insiden yang sama dapat berulang dengan bentuk yang berbeda.

Dari proses ini saya belajar bahwa membangun cloud provider tidak hanya berarti menyediakan server dan membuat VM. Saya juga harus membangun kontrol akses, proses operasional, prosedur incident response, dan cara untuk mengetahui apa yang terjadi di dalam sistem.

Pada saat yang sama, saya harus tetap melanjutkan pembangunan Cloud VPS BOC. Artinya, pekerjaan infrastructure, provisioning, billing, support, dan keamanan harus berjalan beriringan. Satu bagian tidak dapat berdiri sendiri.

Bagian dari Building BOC

Pembangunan dedicated server dan Cloud VPS membawa saya ke pertanyaan tentang kapasitas. Laporan akun yang berulang kali terinfeksi membawa saya ke pertanyaan yang berbeda: apakah sistem dan akses yang kami gunakan sudah cukup aman untuk menjadi fondasi cloud provider?

Pertanyaan itulah yang kemudian mendorong saya untuk membangun ulang WHMCS, memperketat akses, dan menata kembali cara team BOC berinteraksi dengan sistem.

Ini adalah bagian dari serial Building BOC—catatan saya tentang bagaimana pembangunan infrastruktur, produk cloud, operasional, dan keamanan saling berhubungan dalam perjalanan transformasi BOC.

Ketika saya mulai membangun platform sendiri, saya juga harus mulai bertanggung jawab atas seluruh jalur yang dapat memengaruhi keamanan pelanggan.