← Kembali ke Automation

Sales Operations

Lead-to-Meeting Lifecycle

Mengelola lead dari website sampai meeting, follow-up, klasifikasi cold, pengiriman MoM, dan kelanjutan pipeline berdasarkan keputusan tim sales.

Alur kerja

Flowchart proses

Rangkaian langkah, keputusan, dan handoff yang membentuk workflow ini.

Geser diagram ke samping untuk melihat seluruh alur.

flowchart TD
F0["Lead masuk"]
F1["Validasi & deduplikasi"]
F2["Trello: status Open"]
F3["Kirim email pembuka"]
F4["Ada respons?"]
F0 --> F1
F1 --> F2
F2 --> F3
F3 --> F4
F4 -->|Ya| B00
B00["Stop follow-up & card → Meeting"]
B01["User pilih status"]
B02["Review & kirim MoM"]
B03["Lanjut sesuai konteks bisnis"]
B00 --> B01
B01 --> B02
B02 --> B03
F4 -->|Tidak| B10
B10["Follow-up berkala"]
B11["Update follow-up counter"]
B12["Sudah follow-up 5 kali?"]
B13["Card → Cold"]
B10 --> B11
B11 --> B12
B12 --> B13

Governance

Otomatis, tetapi tetap terkendali

Guardrails menjaga workflow berhenti pada titik yang tepat dan memberi ruang review sebelum keputusan penting diteruskan.

01

Stop follow-up segera setelah ada respons

02

Approval sebelum email sensitif atau penawaran dikirim

03

Idempotency agar lead dan email tidak terduplikasi

04

Audit log untuk perpindahan status dan komunikasi

Detail tahapan

Proses end-to-end

Setiap tahap menjelaskan apa yang berjalan otomatis, data yang berpindah, dan titik intervensi yang tetap tersedia.

  1. 01

    Capture & validasi lead

    Data lead divalidasi, dinormalisasi, dan dicek duplikasinya sebelum workflow membuat card baru.

  2. 02

    Buat card dan status Open

    Card otomatis dibuat di board Trello pada list Incoming/Open, lengkap dengan sumber, owner, kebutuhan, timestamp, dan follow-up counter.

  3. 03

    Kirim email pembuka

    Email personal dikirim menggunakan template yang sesuai sumber lead. Aktivitas dan message ID dicatat pada card untuk audit.

  4. 04

    Deteksi respons dan meeting

    Jika lead merespons, automation mencatat balasan, menghentikan sequence follow-up, dan menggeser card ke Meeting atau menambahkan link penjadwalan.

  5. 05

    Follow-up berkala

    Jika belum ada respons, scheduler mengirim follow-up pada interval yang disepakati. Setiap percobaan memperbarui counter dan next follow-up date.

  6. 06

    Pindahkan ke Cold

    Jika setelah follow-up kelima tetap tidak ada respons, card digeser ke Cold, sequence dihentikan, dan tanggal evaluasi ulang dapat dijadwalkan.

  7. 07

    Meeting dan keputusan manusia

    Setelah meeting, user menggeser card ke status seperti Qualified, Proposal, Nurture, Not Fit, atau status lain sesuai proses bisnis.

  8. 08

    Kirim MoM dan lanjutkan flow

    Perubahan status memicu pembuatan draft minutes of meeting (MoM), meminta review bila diperlukan, mengirimkannya ke lead, lalu melanjutkan flow sesuai konteks bisnis.

Workflow Anda

Butuh alur yang berbeda?

Petakan trigger, keputusan, approval, dan outcome yang perlu diotomatisasi sesuai proses bisnis Anda.

Petakan Workflow Otomasi